Pengertian Musik Gamelan

Pengertian Musik Gamelan – Pernahkah kalian melihat atau mendengar alat musik asal Jawa yang dinamakan Gamelan? Pada pembahasan kali ini kita akan membahas pengertian musik Gamelan beserta sejarah, fungsi, jenis, dan alatnya. Berikut penjelasannya.

 

Pengertian Musik Gamelan

pengertian musik gamelan

Gamelan merupakan alat musik tradisional rakyat Jawa. Gamelan ini sendiri dimainkan pada acara khusus seperti Perayaan Masyarakat, Upacara Agama, Pertunjukan Wayang, dan Mengiringi Tarian.

Menurut kepercayaan rakyat Jawa, Gamelan diciptakan oleh Dewa yang menguasai daratan Jawa, yaitu Sang Hyang Guru yang tinggal di Gunung Mahendra atau Gunung Lawu. Gamelan konon digunakan untuk memanggil dewa-dewa lainnya.

Dupa dan Bunga pun juga sering disajikan untuk mengiringi tabuhan Gamelan. Alasan mereka melakukan hal mistis tersebut karena mereka percaya bahwa di dalam Gamelan didiami oleh Roh.

Ketika memainkan Gamelan, pemusik harus membuka sepatu yang mereka kenakan, karena Gamelan sangatlah dihormati dan tidak boleh dilangkahi, hal tersebut karena mereka yakin Roh dalam Gamelan bisa marah dan mencelakai orang yang tidak bisa menghormatinya.

Beberapa permainan pada Gamelan dipercaya dapat memengaruhi alam. Musisi Jawa percaya bahwa Gong Ageng menjadi Roh utama dari keseluruhan Gamelan.

Gamelan ini sendiri berasal dari bahasa Jawa yaitu “Gamel” dan “an. “Gamel” yaitu menabuh, “an” yaitu kata benda. Gamelan ini sendiri merupakan aktivitas orang jawa pada zaman dahulu yaitu menabuh, yang kini menjadi nama alat musik.

Masing-masing Gamelan pun berbeda dengan Gamelan lainnya. Gamelan paling populer bisa ditemukan di Pulau Bali dan Pulau Jawa.

 

Sejarah Musik Gamelan

Musik Gamelan Jawa dibuat berdasarkan pada Relief yang ada dalam candi Borobudur di abad ke-8. Dalam Relief yang ada pada candi tersebut, terdapat beberapa alat musik seperti, suling bambu, kendang, kecapi, dawai yang digesek dan juga dipetik serta lonceng, dan lain-lain.

Kemudian alat musik tersebut menjadi alat musik yang dipakai dalam musik Gamelan Jawa. Di sejarah musik Gamelan Jawa, musik Gamelan Jawa diperkenalkan masyarakat Jawa pada era kerajaan Majapahit.

Menurut kepercayaan orang Jawa, Sang Hyang Guru Era Saka adalah pencipta dari Gamelan Jawa, dan dulu merupakan sebagai Dewa yang menguasai tanah Jawa, Dewa tersebut menciptakan alat musik Gong untuk memanggil para Dewa.

Sejarah berlanjut, musik Gamelan Jawa juga kerap disebut dengan Karawitan di tanah Jawa. Karawitan sendiri dipakai untuk menyebutkan alunan musik Gamelan yang halus. Musik Karawitan yang menggunakan alat-alat musik Gamelan terdiri dari Seni Suara Khas Jawa dan Seni Tari.

Dalam Sejarah Musik Gamelan Jawa yang disebut dengan Karawitan, Seni Suara terdiri dari Sinden, Gerong, Bawa, Sendon dan Celuk. Sedangkan Seni Tari terdiri dari Bedayan, Tari Srimpi, Golek Wireng dan Tari Pethilan. Selain itu ada juga Seni Pedalangan yang terdiri dari Wayang Golek, Wayang Kulit, Wayang Gedhok, Wayang Klithik, Wayang Beber, Wayang Wahyu dan Wayang Suluh.

Musik Gamelan Jawa tidak hanya digunakan untuk mengiringi Seni Tari, Seni Suara ataupun Seni Wayang. Dalam sejarah musik Gamelan Jawa pun musik Gamelan Jawa juga sering dipakai untuk mengiringi beberapa acara tertentu, terutama saat diadakannya acara resmi oleh kerajaan di Keraton.

Misalnya saja musik Gamelan Jawa sering dipakai untuk mengiringi pernikahan anggota Keraton. Selain di Keraton, masyarakat Jawa pada umumnya juga sering menggunakan musik Gamelan Jawa sebagai pengiring pernikahan khas tradisional Jawa.

Perkembangan Gamelan Jawa saat ini bukan hanya dikenal di Indonesia saja, tetapi musik Gamelan Jawa juga berkembang ke luar negeri seperti Inggris, Amerika Serikat, Jepang, Kanada. Di luar negeri beberapa orang mulai mempelajari musik Gamelan Jawa dengan tekun, bahkan si beberapa negara telah memiliki seperangkat musik Gamelan Jawa.

 

Jenis-Jenis Gamelan Jawa

Gamelan Jawa terbagi menjadi 4 jenis berdasarkan pada sumber bunyinya. Masing-masing jenis mempunyai instrumen dengan suara dan karakter yang berbeda-beda. Jenis-jenis Gamelan tersebut adalah sebagai berikut:

loading...

Gamelan Membranofon

Instrumen Gamelan dengan sumber bunyi pada selaput kulit atau sejenisnya. Kelompok Membranofon ini sendiri pun telah mencapai kepopulerannya di Pulau Jawa sejak pertengahan abad ke-9 M.

Gamelan Ideofon

Instrumen yang sumber bunyinya bersumber dari badan alat musik itu sendiri. Jenis ini dibilang sebagai yang paling tua usianya dibanding alat musik lainnya. Dalam Gamelan Jawa, ada alat musik yang berpencon yang dibunyikan dengan tongkat pendek.

Gamelan Aeorofon

Instrumen dengan sumber bunyi yang bersumber dari udara yang ditiup. Seruling juga merupakan kelengkapan dari Gaamelan Jawa. Sejarah pada alat musik ini juga sangat tua dan bisa ditemukan jejaknya pada relief-relief candi, termasuk candi Borobudur.

Gamelan Chordofon

Instrumen musik yang mencakup alat musik bersenar yang dipetik dan digesek. Dalam Gamelan Jawa ada Chelempung dan Rebab. Alat musik jenis ini dibilang mendapat pengaruh dari kebudayaan luar, Rebab dengan dua senar mungkin memang asli Persia. Celempung yang bentuknya memberi kesan Eropa sudah tergambar pada Relief Candi Jago.

 

Fungi Gamelan Jawa

Penyajian dengan keseluruhan perangkat Gamelan digunakan untuk menyajikan gendang-gending. Biasanya digunakan untuk sebagai berikut:

  • Iringan Musik Pada Pementasan Wayang
  • Iringan Musik pada pementasan Ketoprak
  • Iringan Musik pada pementasan Tarian Jawa, dan lain-lain.

Adapun Gamelan Jawa untuk penyajian Gending dalam Karawitan bisa dibedakan menjadi beberapa repertoar yaitu:

Soran

Gendang-gending dengan kecenderungan volume tabuhan yang keras. Kesemua perangkat Gamelan ditabuh kecuali Gender, Rebab, Gambang, Suling dan Siter. Alunan Musik Gamelan jenis ini disajikan dengan tempo Seseg, Tanggung, dan Antal.

Lirihan

Sesuai dengan namanya, penyajian Gending lebih pelan dan halus. Semua Waditra ditabuh namun yang lebih diutamakan adalah Gambang, Gender, Rebab, Siter, dan Suling dengan tempo yang berbeda-beda.

 

Perangkat Gamelan Jawa

Adapun perangkat dari Gamelan Jawa adalah sebagai berikut:

Bonang

contoh alat musik gamelan bonang

Bonang merupakan set 10 samai 14 Gong-gong kecil yang berposisi Horizontal yang disusun dalam 2 deretan. Diletakkan di atas tali yang direntangkan pada bingkai kayu.

Ada 3 macam Bonang, dibeda-bedakan menurut Wilayah Oktaf, Ukuran, dan Fungsinya dalam Ansambel.

  • Bonang Barung

Berukuran sedang, mempunyai Oktaf tengah hingga tinggi, jenis bonang ini bertugas untuk membentuk pola-pola lagu jalin-menjalin dengan Bonang panerus.

  • Bonang Panerus

Berukuran paling kecil, beroktaf tinggi. Pada teknik tabuhan pipilan, Bonang Panerus berkecepatan 2 kali lipat dari pada Bonang Barung. Karena kecepatan dan ketinggian wilayah nada nya, maka Bonang panerus tidak berfungsi sebagai lagu tuntunan.

 

Celempung

contoh alat musik gamelan celempung

Celempung merupakan instrumen kawat yang dipetik. Dibingkai pada semacam gerobogan, memiliki 2 pasang kaki, kaki muka lebih tinggi dari sepasang kaki belakang. Memiliki 13 pasang kawat yang ditegangkan antara paku untuk melaras dan paku paku-paku kecil. Alat musik Celempung ini bertugas untuk merangkai pola-pola lagu.

 

Gambang

contoh alat musik gamelan gambang

Gambang terbuat dari bilah-bilah kayu dibingkai apda gerobogan yang juga berfungsi sebagai resonator. Berbilah 17 sampai 20 bilah, wilayah gambang mencakup 2 oktaf atau lebih. Dimainkan dengan tabuh berbentuk bundar dengan tangkai panjang biasnya dari tanduk.

Berfungsi memainkan gembyangan dalam gaya pola-pola lagu dengan ketukan ajeg juga dapat memainkan beberapa macam ornamentasi lagu dan ritme.

 

Kempul

contoh alat musik gamelan kempul

Kempul merupakan Gong berukuran kecil yang digantung. Kempul menandai aksen-aksen penting dalam kalimat lagu Gendhing.

 

Kendhang

contoh alat musik gamelan kendhang

Instrumen bersisi 2 yang tidak simetris dengan sisi kulitnya ditegangkan oleh kulit dan tali atau rotan ditata dalam bentuk Y. Berfungsi menentukan tempo dan irama. Selain itu untuk Gamelan iringan tari-tarian dan pertunjukan wayang, kendhang juga mengiringi gerakan wayang atau penari.

Sampai sini sudahkah kalian memahami mengenai pengertian musik Gamelan? Demikianlah pembahasan mengenai pengertian, sejarah, perangkat dan fungsi dari musik Gamelan Jawa. Semoga bermanfaat.

(alatmusik.net)

Leave a Comment

loading...