Cara Memainkan Alat Musik Recorder

Cara memainkan alat musik recorder – Recorder merupakan alat musik yang cara memainkannya dengan ditiup dan membuka tutup lubang tertentu yang terdapat pada badan recorder.

Penasaran dengan alat musik recorder dan gimana sih cara memainkannya ? berikut merupakan penjelasannya.

 

Alat Musik Recorder

cara memainkan alat musik recorder

Recorder merupakan alat musik yang bunyinya berasal dari tekanan udara yang ditiup. Bunyi yang dihasilkan recorder memiliki sifat melodis. Apa itu melodis ? bersifat melodis artinya alat musik ini tidak dapat dimainkan sendirian tanpa pengiring/pengguna. Recorder memiliki beberapa jenis seperti jenis suara yang ditimbulkan manusia yaitu recorder sopranino, recorder soprano, recorder alto, recorder tenor, recorder bass, dan recorder contra bass.

Recorder masih masuk terdalam keluarga seruling namun perbedaannya recorder menggunakan corong tiup seperti peluit untuk mengantarkan tiupan.

Recorder dibagi menjadi 3 bagian, yaitu bagian kepala(head), badan (body), dan kaki(foot). Di bagian kepala recorder terdapat mouthpiece atau tempat untuk meniup. Sementara itu, pada bagian badan terdapat 6 jumlah lubang dan terdapat lubang oktaf  pada bagian belakang recorder. Dan terakhir di bagian kaki terdapat sebanyak 7 lubang suara dan lubang udara.

 

Jenis Alat Musik Recorder

Semua jenis alat musik pastinya memiliki keluarganya sendiri, tidak terkecuali recorder. Berikut merupakan macam-macam recorder:

  1. Recorder Sopranino, recorder ini merupakan yang paling kecil dari jenisnya. Panjang dari recorder ini sendiri hanya berkisar 20cm. Recorder ini biasanya dibuat dari kayu, namun ada beberapa pabrik membuat recorder ini dengan bahan dasar plastik. Recorder ini memiliki nada F sebagai nada terendahnya.
  2. Recorder Soprano, recorder ini merupakan recorder yang paling sering digunakan apalagi pada saat masa sekolah, recorder inilah yang paling sering diajarkan.
  3. Recorder Alto, walaupun banyak yang mengatakan bahwa recorder ini memiliki nada dasar F tetapi normalnya recorder ini memakai nada dasar G.
  4. Recorder Tenor, sama seperti recorder soprano, recorder ini juga menggunakan nada C namun dikarenakan ukurannya yang lebih besar banyak recorder tenor menggunakan nada yang lebih rendah.
  5. Recorder Bass, recorder ini mempunyai ukuran terbesar ke-2 di jenisnya dan memiliki nada F sebagai nada terendah.
  6. Recorder Contrabass, recorder ini merupakan jenis terbesar dalam keluarga recorder.

 

Cara Memainkan Alat Musik Recorder

Recorder merupakan alat musik yang cara memainkannya dengan ditiup dibagian kepalanya sehingga menghantarkan angin yang nantinya menghasilkan bunyi tertentu. Cara memainkan alat musik recorder dengan baik tentunya diperlukan instruksi/panduan dari seseorang maupun dari buku.

Untuk awal memainkan recorder, lebih dahulu mengatur salah satu tangan untuk diletakkan dibagian bawah recorder dan bagian kiri di bagian atas recorder.

Teknik Bermain Recorder

Untuk mengenali recorder lebih dalam lagi, selanjutnya adalah beberapa teknik dasar bermain recorder.

Untuk pemula tentunya membaca kunci recorder atau not angka pasti tidak mudah. Adapun hal yang harus kita perhatikan dalam bermain, yaitu:

  1. Tangan kiri memegang seruling yang bagian atas sementara tangan kanan memegang bagian bawah.
  2. Untuk mengeluarkan nada tinggi, lubang oktaf ditutup oleh ibu jari dan dibuka sedikit
  3. Kepala lurus tegak dan bahu tidak tegang
  4. Siku tidak menyentuh badan dan dada dibusungkan kedepan
  5. Meniup dengan seperlunya tidak berlebihan
  6. Jangan memasukan recorder terlalu dalam ke mulut

atau lebih jelasnya :

  1. Do = semua lubang ditutup
  2. Re = buka lubang 7
  3. Mi = buka lubang 6 dan 7
  4. Fa = buka lubang 5,6, dan 7
  5. Sol = buka lubang 4,5,6, dan 7
  6. La = buka lubang 3,4,5,6, dan 7
  7. Si = buka lubang 2,3,4,5,6, dan 7
  8. Do = tutup lubang 2 dan lubang oktaf.

Sebagai tambahan, untuk anda yang ingin mempelajari recorder, anda tidak perlu meniup recorder terlalu keras. Namun fokuskanlah udara yang anda tiup secara perlahan agar suara yang dihasilkan lebih halus.

Demikian isi artikel ini semoga dapat menambah wawasan anda.

Leave a Comment