Alat Musik Cello

Alat Musik Cello – Pada pembahasan kali ini kita akan membahas mengenai alat musik Cello beserta pengertian, sejarah, cara memainkan, dan bagian-bagiannya, berikut penjelasannya.

 

Pengertian Alat Musik Cello

alat musik cello

Alat musik Cello merupakan alat musik gesek yang juga merupakan anggota dari keluarga Biola. Alat musik ini juga populer dalam banyak segi seperti sebagai instrumen tunggal, dalam musik kamar, dan juga sebagai fondasi dalam suara orkestra modern. Cello berasal dari kata “Violoncello” dan kemudian disingkat menjadi Cello, dalam bahasa Itali, Violoncello artinya adalah “Violone Kecil”, Violone atau Violin merupakan instrumen kuno dan juga sebuah Viol besar yang hampir sama dengan Bass Modern.

Namun dalam bahasa Indonesia, cara pengucapannya sama dengan Cello atau Selo yaitu alat musik gesek dan anaggota keluarga dari Biola. Cara memainkan alat musik Cello adalah dengan digesekan dawai yang ada pada Cello menggunakan alat penggeseknya yang berbentuk seperti busur dan disebut “Bow”, adapun orang yang memainkan alat musik Cello disebut dengan Cellis. Cello terbuat dari kayu, walaupun sekarang ini beberapa Cello banyak yang terbuat dari bahan serat karbon.

Bahan untuk Cello tradisional bagian atas adalah Kayu Spruce, lalu bagian belakang, leher, dan sisinya menggunakan bahan Kayu Maple. Terkadang kayu-kayu yang lain seperti Willow atau Popular juga digunakan sebagai bagian sisi atau belakangnya, bahkan senar-senar Cello modern bahannya terbuat dari nilon, baja, usus atau bahan-bahan inti sintetis yang lain dan juga dilapisi dengan berbagai macam gulungan logam. Cello adalah alat musik klasik Eropa khususnya Italia.

 

Sejarah Alat Musik Cello

Sejarahnya di mulai pada zaman Renaissance yang memiliki dampak besar pada semua seni, paling tidak dalam konstruksi instrumen. Cello yang terkenal pada saat ini dibangun pada awal abad ke-16, dalam iklim ini Cello dan Violin muncul. Hal tersebut dipercaya bahwa Violin dan Cello berasal dari Italia pada tahun 1500-an awal, hal itu juga berevolusi dari Violin dan Rebec, keduanya merupakan alat musik string yang berlekuk dari periode pertengahan abad. Cello juga muncul dari Braccio da lira, instrumen Cello seperti dari periode Renaissance, Viol yang datang sebelum Violin juga berkaitan erat.

Andrea Amati merupakan seorang pengembang Violin terkenal, Amati membuat kecapi dan pada tahun 1525 ia menjadi master pembuat instrumen atau alat musik. Cremona antara 1535 dan 1611, ia menjadi pendiri sekolah dunia yang sangat terkenal dari pembuatan Violin, ini bukan sebuah lembaga tertentu yang dimaksudkan, namun karakterisasi lokal khusus yang berbeda sebagai pusat pembuat Violin. Jadi, ada beberapa instansi yaitu sekolah Brescia dari Cremona, Milan, dan juga sekolah Napoli dan banyak lagi.

Para pembuat Cello dan Violin yang paling pertama diantaranya adalah Gasparo da Salo dan Giovanni Maggini, keduanya merupakan orang Italia, tetapi hanya selama abad ke-17 dan ke-18, dan di awal seni membuat Violin mencapai puncaknya. Orang Italia yaitu Antonio Stradivari dan Giuseppe Guameri, serta Yakub Austria StainerĀ  merupakan orang-orang yang paling dikenal selama periode ini. Stradivari merupakan murid dari Nicolo Amati, yang merupakan cucu Andrea Amati.

Tercatat bahwa instrumen “Gesek” pertama di Eropa yaitu pada abad pertengahan. Dengan “Gesekan”, kita dapat melihat instrumen-instrumen itu dimainkan dengan alat seperti Busur, instrumen ini yaitu “Rebab” dari penyanyi-minne, tetapi tidak memiliki banyak kesamaan dengan Violin. Pada abad ke-15 ketika perlahan keluarga Gambus dan Violin dikembangkan, segala sesuatu yang dijelaskan tentang Violin dan struktur dapat dikategorikan dalam seluruh jenis instrumen senar.

Kelompok instrumen telah dikembangkan untuk memenuhi ide-ide baru dari suara yang muncul di masa-masa di Italia, secara bertahap pun ia mengambil tempat Gambus dan Violas yang mendahului mereka, meskipun inovasi teknis telah diterapkan melalui waktu, rancangan dasar dan bentuk dasarnya pun masih digunakan hingga sekarang.

 

Cara Memainkan Alat Musik Cello

Memegang Cello

Dalam memegang alat musik Cello perlu diperhatikan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Ambil Cello dan letakkan sudut lekukan bagian belakang pada bagian dalam lutut kaki kiri.
  • Bagian belakang badan Cello di sandarkan di dada.
  • Kaki ditempelkan pada sisi kanan Cello namun tidak menjepit.
  • Kemudian atur panjang pendeknya tongkat penyangga.
  • Jika sudah menemukan posisi yang nyaman, mainkanlah Cello.

 

Posisi Bermain

loading...

Duduk yang ideal adalah dimana badan dalam keadaan seimbang dan tidak ada bagian tubuh yang kaku, berikut posisi bermainnya:

  • Duduklah di bagian depan kursi.
  • Pandangan lurus ke depan.
  • Buang berat badan di ujung tulang ekor belakang.
  • Kaki kanan lurus ke depan.
  • Majukan sedikit kaki kiri dari kaki kanan dan membentuk sudut 45-60 derajat. Hal ini penting dibentuk untuk menjaga keseimbangan tubuh, terutama untuk menopang Cello.

 

Memegang Alat Penggesek Cello

  • Pegang penggesek atau Bow dengan tangan kiri dan letakkan dawai D/G.
  • Letakkan tangan kanan di sisi badan dengan rileks.
  • Kemudian angkat pelan-pelan tangan kanan dan pegang pangkal penggesek dengan hanya 3 jari yaitu ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah. 2 jari lainnya yaitu jari manis dan kelingking hanya ditempelkan pada pangkal penggesek saja.
  • Kemudian, pelan-pelan lepas tangan kiri sambil tangan kanan menarik dan menekan penggesek pada dawai. Lakukan hal tersebut berulang-ulang sambil mengontrol 3 jari yang memegang penggesek.
  • Apabila tangan kanan tidak nyaman memegang penggesek, maka ulangi langkah tersebut pada 3D.

 

Menggesek Cello

Setelah melakukan langkah diatas dengan baik, coba gesek dawai lainnya. Mulai lagi menggesek dawai D kemudian G dan C, lalu dawai A. Urutan latihan itu sebaiknya perlu diperhatikan, terutama bagi pemula. Jika langsung menggesek dawai C, maka akan mengalami kesulitan karena belum terbiasa.

 

Menekan Cello

  • Menekan dengan memukul.
  • Melepas dengan memetik.

 

Memainkan Cello

  • Rosin (Damar)

Hars berfungsi untuk membuat kasar permukaan rambut atau bubat penggesek karena bubat yang terbuat dari rambut ekor kuda akan menjadi licin apabila telah sering digunakan rosin untuk berbeda kehalusannya dengan rosin yang digunakan untuk Biola atau Kontrabas. Maka dari itu dianjurkan untuk selalu menggunakan rosin untuk Cello sebelum berlatih.

  • Menala Cello

Nada-nada awal Cello secara berurutan mulai dari dawai kecil yaitu A, D, G, dan C. Cara menala atau turung yaitu dengan menyamakan tinggi nada atau pitch frekuensi tuner dengan dawai yang ingin di tala, jika tidak ada tuner, dapat menggunakan piano yang sudah di stem dengan benar. Jika jarak nada dengan tuner dengan dawai kosong terlalu jauh, maka sebaiknya menggunakan pemutar dawai atas untuk menala, jika jarak nadanya dekat maka gunakan penala bawah. Hindari penalaan dawai yang terlalu tinggi dari penalaan yang sesungguhnya, karena hal tersebut dapat merusak kualitas dawai atau akan menjadi putus.

  • Letak Jari

Jari-jari tangan kiri yang digunakan pada tahap awal belajar Cello yaitu sebagai berikut.

  1. Mulailah dengan menggesek dawai kosong misalnya dawai D.
  2. Tekan dawai dengan jari 1 yaitu telunjuk untuk mendapatkan nada E.
  3. Jika nada E sudah terdengar tepat, kemudian lanjutkan ke nada F dengan jari 2 yaitu jari tengah.
  4. Sampai pada nada F, benarkan terlebih dahulu posisi ibu jari di belakang papan jari tepat berhadapan dengan jari 2.
  5. Selanjutnya dengan menekan nada F# dengan jari 3 yaitu jari manis, setelah itu nada G denganjari 4 yaitu kelingking.
  6. Lakukanlah latihan tersebut secara berulang hingga menjadi habit atau kebiasaan.
  • Berlatih
  1. Prinsip Dasar Berlatih:
    • Pemanasan
    • Latihan inti
    • Refleksi
    • Pengaturan waktu
    • Perencanaan materi
  2. Membentuk kebiasaan dengan prosedur yang baik dan benar sehingga menjadi Otomatisme

 

Bagian-Bagian Alat Musik Cello

Cello dan Penggesek

Alat musik Cello termasuk keluarga alat musik gesel. Alat musik gesek dengan ukuran yang lebih kecil adalah Biola, kemudian Biola alto, lalu Cello, dan yang terbesar ukurannya adalah Kontrabass. Layaknya hanya alat musik gesek pada umumnya, Cello terdiri dari 2 bagian alat musik utama yaitu Cello dan Penggeseknya. Alat musik Cello terdiri dari beberapa bagian, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kepala
  • Badan
  • Kaki

 

Kayu Penggesek dan Kedua Bubat

Dapat dikatakan bahwa penggesek Cello terdiri dari 2 bagian. Petama yaitu kayu penggesek, kedua bubat atau rambut.

 

Dawai Cello

  • Dawai Cello terbuat dari baja yang di lilitkan.
  • Terdapat beberapa jenis dawai yang dapat dipilih sesuai dengan keperluan dan dana yang tersedia.
  • Dawai yang terdapat pada dawai Cello adalah A(1), D(2), G(3), dan C(4).
  • Pada pemakaian normal, sebaiknya dawai diganti setiap 3-4 bulan.

 

Sampai sini sudahkah kalian memahami tentang alat musik Cello? Demikianlah penjelasan mengenai alat musik Cello beserta pengertian, sejarah, cara memainkan, dan bagian-bagiannya, semoga bermanfaat.

(alatmusik.net)

Leave a Comment

loading...